KEDIRI, 19 November 2025 – Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer (FTIK) Universitas Nusantara PGRI (UNP) Kediri menyelenggarakan kuliah umum internasional bertajuk “Green Innovation and Intelligent Systems” pada Rabu (19/11). Agenda ini merupakan langkah strategis universitas dalam memperkuat integrasi teknologi cerdas yang berorientasi pada keberlanjutan lingkungan (sustainability).

Acara yang berlangsung secara daring ini menghadirkan pakar dari Universitas Tun Hussein Onn Malaysia (UTHM), yakni Prof. Madya Dr. Wan Nur Azrina binti Wan Muhammad dan Prof. Madya Dr. Muhammad Rasyidi bin Ibrahim, serta pakar teknologi dari UNP Kediri, Dr. Rizki Aswi Ramadhani, M.Kom.

Dalam sambutannya, perwakilan FTIK UNP Kediri menyampaikan bahwa inovasi hijau bukan lagi sekadar tren, melainkan sebuah kebutuhan integral dalam menghadapi tantangan global. “Inovasi dan transformasi adalah bagian integral dari setiap langkah yang kami lakukan. Melalui kolaborasi internasional ini, kami berkomitmen mencetak SDM unggul yang mampu menghadirkan solusi teknologi tanpa merusak ekosistem,” ujarnya.

Fokus Utama: Sinergi Teknologi dan Alam Kuliah umum ini menyoroti dua aspek krusial dalam pembangunan masa depan:

  1. Transformasi Sektor Pertanian: Penerapan kecerdasan buatan (AI) dan sistem mekanisasi canggih untuk mendukung ketahanan pangan yang ramah lingkungan.
  2. Efisiensi Energi Global: Penggunaan sistem cerdas (intelligent systems) dalam tata kelola energi dan perencanaan kota untuk meminimalisasi emisi karbon.

Leave a Comment